08 Jun 2016

Rekan trader dan investor, banyak versi dari para profesional mengenai proses seseorang yang akhirnya mencapai kesuksesan dari bisnis Forex, mengupas berbagai persoalan yang dihadapi pemula hingga menjadi pelaku Forex profesional. Studi kasus perlu dilakukan agar bisa membantu rekan-rekan yang menghadapi kesulitan dalam proses belajar Forex. Berikut 5 tahapan seseorang untuk mencapai level terbaik di Forex, pelajari dan terapkan:

1. Unconscious Incompetence
Maksudnya adalah orang tidak sadar akan ke-tidak mampuan-nya, belum menyadari bahwa sebenarnya dia belum memahami apa-apa tentang Forex, baru sebatas mengenal Forex saja.

Begitu Anda beres mendaftar sebagai salah satu investor Forex dan menyetujui perjanjian klien, maka Anda sedang berada di level Unconscious Incompetence. Anda menjadi trader karena mendengar bahwa pendapatan trader mengalahkan gaji direktur perusahaan konvensional manapun. Anda telah mencoba transaksi dengan demo akun dan melihat perdagangan ini sangat mudah, mampu profit hingga ratusan poin, meskipun sebenarnya hanya faktor beruntung saja.

Dengan intuisi bisnis yang dimiliki membuat Anda yakin bahwa Anda mampu dan akan segera mencapai kesuksesan setelah menggunakan uang dan akun real. Namun fakta berkata lain, pasar selalu mengalahkan ego dan kepercayaan diri Anda, padahal tidak ada pelaku Forex sukses yang mengandalkan keberuntungan semata. Berulang kali merugi namun masih melakukan deposit kembali karena masih yakin yang Anda mampu. Meskipun ada tekanan tinggi menghampiri setiap kali melakukan transaksi, namun Anda merasa mampu melewatinya dan mengira bahwa Anda adalah orang yang spesial, orang yang akan mampu mendapatkan kunci kekayaan dari trading.

Anda tidak menyadari bahwa Anda belum mempunyai strategi trading yang cukup, berulang kali melakukan transaksi karena dikuasai emosi, mengambil profit kecil dan cepat atau membiarkan profit berubah jadi rugi karena dikuasai keserakahan, hingga masuk masa kritis dimana Anda tidak lagi berani melakukan transaksi karena takut salah posisi, perlahan modal habis dan mulai berfikir untuk berhenti trading dan menganggap trading hanya mimpi buruk dan menyesatkan belaka.

Ada juga yang memutuskan untuk mencari penghasilan dari komisi Forex saja, lalu dengan senang hati menjadi marketing, IB atau staf di perusahaan broker, mencari investor dan trading seperti orang gila demi meningkatkan komisi, dalam sebulan atau dua bulan margin habis lalu mereka mencari investor lagi. Sebagian yang lain tetap bekerja seperti biasa dan mengaku trader tetapi tidak pernah trading, menyalahkan diri sendiri atas kegagalan yang dialami, sedangkan untuk beralih ke pekerjaan lain sudah terlanjur kehilangan motivasi.

Tahukah Anda bahwa 90% trader yang gagal juga mempunyai pemikiran yang sama?, jika Anda masih berada di level ini, tidak ada salahnya Anda mengulang materi untuk menata sudut pandang yang selama ini belum sesuai dengan pemahaman Forex yang benar. Tidak perlu ragu-ragu untuk mulai belajar kembali dari awal, semua trader sukses juga mengalami proses yang sama.

2. Conscious Incompetence

Maksudnya adalah orang yang menyadari ke-tidak mampuan-nya, menyadari kekurangannya mulai berusaha meningkatkan pengetahuannya tentang Forex.

Anda telah menyadari bahwa sebelumnya fikiran Anda dikaburkan oleh emosi, keserakahan, dan trauma sehingga tidak bisa berpikir secara jernih setiap kali melakukan transaksi. Anda sadar belum bisa trading, belum memiliki kemampuan untuk trading yang menghasilkan profit konsisten. Anda mulai bersikap haus terhadap ilmu Forex, mulai mencari dan membeli system yang ada di internet, Anda yakin bahwa Anda harus memiliki system trading yang sempurna, system yang 100% profit, system yang tidak pernah loss menghadapi pasar dalam kondisi apapun.

Anda membaca semua detail tentang indikator, mengetest semua indicator yang ada di metatrader, bahkan membuat indikator sendiri karena mengganggap market terlalu rumit untuk di prediksi hanya dengan 1 indicator saja, Anda mencoba membuat kombinasi ideal dari beberapa indicator hingga tahu persis keunggulan dan kelemahannya, mencoba menebak market dengan indicator tersebut.

Anda mulai bergabung dengan forum-forum trader dan menanyakan pertanyaan-pertanyaan konyol pada trader yang lebih berpengalaman, karena menyadari bahwa Anda harus mengetahui banyak hal sekarang juga, dan mungkin Anda akan mendapatkan beberapa system trading yang lengkap sesuai dengan kepribadian kamu. Tanpa ragu Anda mulai menerapkan system tersebut menggunakan akun real, dengan percaya diri Anda yakin kali ini adalah waktunya Anda akan mencapai sukses di Forex, namun kenyataan berkata lain, system yang Anda gunakan ternyata tidak sesuai harapan, Anda akan berusaha sekuat tenaga untuk mencari penyebabnya.

3. The Eureka Moment

Hanya sekitar 10% yang mampu sampai pada tahap ini. Ini adalah fase pencerahan bagi seorang trader, tahap awal dimana Anda mulai membuka fikiran dan mulai memahami Forex dengan cara yang  benar.

Anda mulai menyadari bahwa permasalahan sebenarnya bukan terletak pada system trading, mulai menyadari bahwa Anda sebenarnya bisa bisa saja membuat keuntungan dari transaksi meskipun hanya menggunakan satu indikator dengan money management yang benar. Anda mulai gemar mempelajari materi tentang psikologi trading menurut para ahli Forex, dan mengidentifikasi diri dengan karakter yang dijelaskan dalam buku itu.

Pada tahap ini Anda mulai memahami Forex bukan hanya secara teori namun Anda memahami karena benar-benar sudah melalui prosesnya, mengintrospeksi diri karena Anda menyadari satu hal yang penting dalam Forex bahwa tidak ada seorang-pun yang mampu memprediksi secara akurat apa yang akan terjadi pada market.

Anda mulai trading dengan satu system trading saja dan menguasainya dengan baik karena Anda tahu probabilitas profit lebih besar dari pada loss. Anda hanya melakukan eksekusi jika ada signal dari system dan menempatkan money management yang telah diatur sebelumnya. Ketika transaksi tidak sesuai harapan atau merugi, Anda sudah tidak emosi lagi karena tahu tak seorangpun dapat memprediksi pasar dengan tepat karena hal tersebut diluar jangkauan manusia, proses ini akan terus Anda lanjutkan karena tahu bahwa waktu akan meningkatkan probabilitas profit karena Anda yakin telah menggunakan system yang profit.

Anda akhirnya menyadari bahwa yang terpenting dari trading adalah ‘konsistensi’ yang hanya bisa dicapai dengan disiplin system, money management, dan psikologi trading yang baik.

4. Conscious Competence

Maksudanya adalah orang yang sadar akan kemampuannya, memahami potensi diri, menerapkan system trading yang sebenarnya.

Pada tahap ini Anda sudag tidak lagi bermasalah dengan psikologi atau teknis trading, hanya trading jika system memberi signal, cut loss sama gampangnya dengan take profit. karena mengetahui bahwa rasio system trading yang Anda gunakan akan lebih banyak memberikan profit dari pada loss, dan cut loss hanyalah bagian dari manajemen risiko yang telah diatur sebelum.

Anda mulai menerapkan target keuntungan, mungkin dalam hitungan per-hari, mingguan, bulanan atau periode tertentu sesuai kenyamanan, menerapkannya secara konsisten kemudian meningkatkannya, dan hal itu mampu dilakukan karena Anda telah memiliki money management yang baik.

5. Unconscious Competence

Ini adalah puncak dari semua tahap, fase yang paling di impikan oleh semua trader di dunia. Anda sudah trading secara alami, menguasai semua kemampuan yang dibutuhkan, kemanapun market bergerak bukan lagi masalah bagi Anda, yang Anda lakukan hanya ber-transaksi tanpa beban, menghitung keuntungan, dan menyaksikan akun yang terus tumbuh, meng-akumulasi profit yang kamu peroleh.

Kini Anda menjadi pusat perhatian banyak orang dimanapun berada, orang-orang akan mendengarkan setiap komentar dan nasihat yang Anda berikan, ketika mereka mulai bertanya Anda menjawab dengan bijak karena Anda ingat pernah berada diposisi seperti mereka sebelumnya.

Anda tidak mempunyai masalah financial lagi, mampu membeli banyak benda yang diinginkan. Penghasilan Anda kini layaknya seorang superstar, Anda mampu trading dengan margin yang tanpa batas, dan hanya menghasilkan keuntungan. Kini Anda dengan bangga berkata ”SAYA SEORANG TRADER“.